Sifat-Sifat Manusia Di Dalam Al-Qur’an

Berikut adalah sifat-sifat manusia yang ada di dalam al-Qur’an:

  1. Bersifat lemah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah. (QS. an-Nisa: 28)

  1. Putus asa dan tidak tahu terima kasih

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih. (QS. Hud: 9)

g3013Allah ta’ala juga berfirman, artinya,

Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan. (QS. Fushilat: 49)

  1. Zhalim dan ingkar

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). (QS. Ibrahim: 34)

Allah ta’ala juga berfirman, artinya,

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. al-Ahzab: 72)

  1. Tergesa-gesa

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa. (QS. al-Isra’: 11)

Allah ta’ala juga berfirman, artinya,

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. (QS. al-Anbiya: 37)

  1. Kikir

Allah ta’ala berfirman, artinya,

“Dan adalah manusia itu sangat kikir. (QS. al-Isra: 100)

  1. Banyak membantah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.(QS. al-Kahfi: 54)

  1. Penentang

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (QS. Yasin: 77)

  1. Suka Ingkar

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian daripada-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah). (QS. az-Zukhruf: 15)

  1. Suka berkeluh kesah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.” (QS. al-Ma’arij: 19-21)

  1. Suka maksiat

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus. Ia berkata: “Bilakah hari Kiamat itu?” (QS. al-Qiyamah: 5-6)

  1. Sangat kafir

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? (QS. Abasa: 17)

  1. Durhaka kepada Tuhan

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu. (QS. al-Infithar: 6-8)

  1. Bersungguh-sungguh menuju Allah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya. (QS. al-Insyiqaq: 6)

  1. Jika diberi kesenangan memuji Allah dan jika diberi kesempatan mencela Allah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku” (QS. al-Fajar: 15-16)

  1. Susah Payah

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” (QS. al-Balad: 4)

  1. Melampaui batas

Allah ta’ala berfirman, artinya,

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. (QS. al-Alaq: 6-7)

  1. Sangat ingkar

Allah ta’ala berfirman, artinya,

“Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya, dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.” (QS. al-Adiyat: 6-8)

 

Wallahu a’lam bisshawab

Diterjemahkan oleh Arif Ardiansyah, Lc dari http://www.albetaqa.com

 

 

16169 Total Views 9 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.