Semua Manusia Rugi

Tafsir surat al-Ashr

Allah berfirman,

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. al-Ashr: 1-3)
rugi

Tafsir Ayat

Allah ta’ala bersumpah dengan waktu yaitu malam dan siang, waktu  seorang hamba melakukan amalan. Bahwasannya setiap manusia dalam kerugian. Rugi adalah lawan dari untung. Sedang kerugian ada beberapa tingkatan yang berbeda-beda,

Bisa jadi kerugian mutlak, seperti keadaan orang yang rugi di dunia dan akhirat, dia tidak mendapatkan kenikmatan dan berhak menuju Neraka Jahim.

Allah ta’ala berfirman

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. al-Ashr: 2-3)
Bisa jadi rugi pada sebagian saja dan sebagian yang lain tidak rugi. Oleh karena itu Allah menjadikan kerugian kepada setiap manusia

Kecuali yang memiliki  empat sifat:

  1. Mengimani apa yang Allah perintahkan untuk diimani, dan tidak dikatakan beriman tanpa ilmu, karena ilmu adalah cabang dari iman, tidak sempurna iman kecuali dengan adanya ilmu.
  2. Beramal Shalih, ini mencakup kepada seluruh perbuatan baik, baik yang nampak maupun yang tersembunyi. Yang terkait dengan hak Allah dan hak hamba-Nya . Wajib maupun sunnah.
  3. Saling menasihati dalam kebenaran, yang mana itu adalah iman dan beramal shalih. Maksudnya adalah menasihati satu sama lainnya dengan iman dan amal shalih, menganjurkannya, dan menyukai hal tersebut.
  4. Saling menasihati dalam kesabaran dalam ketaatan kepada Allah, dalam menjauhi kemaksiatan, dan dalam takdir Allah yang menyakitkan.

Dengan dua hal pertama, maka manusia akan menyempurnakan jiwanya

Sedangkan dengan dua hal terakhir, maka akan sempurna selainnya.

Dan ketika menyempurnakan keempat hal tadi, maka manusia akan selamat dari kerugian dan menang dengan keuntungan

Wallahu a’lam

 

Sumber:

Tafsir as-Sa’di

14646 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.