Profil Yayasan

YAYASAN MULIA RABBANI

Jl Condet Raya No 1E, Jakarta Timur

Mukaddimah

Segala puji hanya milik Allah l, yang tidak pernah menyia-nyiakan siapa pun yang mengharapkan keridhaan-Nya, dan tidak pernah menampik siapa pun yang memanjatkan doa kepada-Nya. Segala puji hanya bagi-Nya, yang dengan segala taufik dan pertolongan-Nya semata, apa pun wujud kepentingan, pasti dapat dilaksanakan dengan sempurna.

Semenjak awal, kita selalu bersaksi bahwa tidak ada yang berhak diibadahi secara benar melainkan Allah, yang MahaTunggal dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Kita pun bersaksi, bahwa Muhammad n adalah hamba dan utusan-Nya.

Allah l berfirman,

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan takwa yang sebenar-benarnya, dan janganlah kalian mati melainkan sebagai seorang muslim (yang berserah diri kepada Allah).” (QS. Ali Imran: 102)

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb yang telah menciptakan kalian dari satu jiwa, dan dari jiwa itulah, Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya pula Allah memperkembangbiakkan gender laki-laki dan wanita dalam jumlah yang banyak. Dan, bertakwalah kepada Allah, yang hanya dengan (mempergunakan) nama-Nya kalian bisa saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian.” (QS. An-Nisa: 1)

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar; Niscaya, Allah memperbaiki amal perbuatan kalian, lalu mengampuni dosa-dosa kalian. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia mendapat kemenangan yang besar.” (QS. Al-Ahzâb: 70 – 71)[1]

 

LATAR BELAKANG
Mulia Robbani adalah yayasan non profit yang berkomitmen dalam dakwah dan pendidikan berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah yang dipahami oleh para salafus shalih (pendahulu umat yang baik) dari tiga generasi terbaik umat ini dari kalangan para Sahabat Nabi n, Tabi’in dan Tabi’ut Tabi’in. sebagaimana Sabda Nabi n dalam hadits Imran bin Hushain z, bahwasanya Rasulullah n bersabda,

“Sebaik-baik generasi adalah generasiku, disusul generasi setelahnya, disusul oleh generasi setelahnya.”

Yayasan Mulia Rabbani berdiri pada tanggal 16 Meret 2015 melalui Akte Notaris Fauzah Askar No. 17 dan berdasar keputusan Menkumham Republik Indonesia Nomor AHU-0004410.AH.01.04.Tahun 2015

Melihat masyarakat muslim Indonesia yang terjatuh ke dalam kesyirikan,  terjerumus kebid’ahan, percaya khurafat dan mistis serta banyaknya yang bergelimang kemaksiatan dan mengamalkan ajaran yang ternyata bukan dari Islam, membuat kami tergerak untuk andil dalam menyadarkan umat akan Islam yang shahih sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah n. Dengan izin Allah l, Yayasan Mulia Rabbani berdiri dengan latar belakang memurnikah ajaran Islam dari segala noda syirik, bid’ah, khurafat dan hal-hal yang merusak Islam.

 

VISI:

Mewujudkan masyarakat Islami di atas manhaj Salaf yang berakidah Shahih dan mengembalikan umat kepada al-Qur’an dan as-Sunnah yang shahih dengan pemahaman salafush Shalih.

 

MISI:

  1. Memurnikan ajaran Islam dari segala noda syirik, bid’ah, khurafat dan hal-hal yang merusak ajaran Islam.
  2. Mendidik kaum muslimin kepada ajaran Islam yang murni.
  3. Mengajak kaum muslimin untuk beraqidah dan bermanhaj yang benar sesuai dengan aqidah dan manhaj serta pemahaman Ahlus sunnah wal jama’ah

 

KEPENGURUSAN

 

Penasehat dan pembina

  • Ust Zaenal Abidin, LC
  • Ust Dr. Erwandi Tarmidzi, Lc, MA
  • Ratna Pristiana Mulya (Kombes)

 

Pengurus Harian :

 

Ketua Umum : Al Arif

Ketua Harian : Arif Ardiansyah, Lc

Sekretaris : Yayat Syarif

Bendahara : Erdini Enggar S

Dan team pengurus sesuai dengan kebutuhan dan program

 

PROGRAM YAYASAN:

Untuk mewujudkan visi dan misi di atas, yayasan Mulia Rabbani telah membentuk program-program yayasan yang terbagi dalam tiga divisi, divisi dakwah, divisi pendidikan dan divisi sosial. Adapun program kerjanya adalah sebagai berikut;

 

Program kerja divisi dakwah:

  1. Pengembangan dakwah melalui multimedia:
  2. Pembuatan TV Islami dan Radio
  3. Upload via Youtube
  4. Upload via media social: FB, WA, Twitter, dan lain-lain
  5. Pembuatan web Islami dengan konten berita dan ilmu
  6. Penerbitan buku
  7. Kafalah dai
  8. Penyelenggaraan dauroh dan kajian islami
  9. Pembiayaan kajian-kajian di berbagai kota di Indonesia
  10. Membantu pendirian pesantren dan lembaga pendidikan

Program kerja divisi pendidikan:

  1. Pendirian Sekolah Sunnah
  2. Pendirian pesantren Islam
  3. Beasiswa untuk santri berprestasi dan tidak mampu
  4. Program orangtua asuh
  5. Mengadakan training-training pendidikan
  6. Pembuatan direktori sekolah sunnah di Indonesia
  7. Training-training ekonomi syariah untuk UKM

Program kerja divisi sosial:

  1. Santunan yatim dan janda
  2. Program wirausaha mandiri bagi keluarga miskin
  3. Program ifthor jama’i
  4. Penyaluran ZIS
  5. Penyaluran hewan qurban
  6. Penyelenggaraan khitanan massal
  7. Santunan dana untuk korban bencana dan perang

PENUTUP
Demikianlah sekelumit latar belakang pendirian yayasan Mulia Rabbani. Harapan kami, semoga Allah l senantiasa meridhai usaha kami dan memudahkan langkah kami dalam dakwah. Segala daya dan upaya kami curahkan, namun semua kembali kepada izin dan pertolongan Allah semata.

Sebagaimana kesempurnaan mutlak hanya milik Allah semata, yayasan Mulia Rabbani pun menyadari bahwa kita memiliki berbagai macam kekurangan, sehingga kami membuka diri terhadap segala kritik dan saran membangun serta nasihat secara lisan maupun tulisan. Sehingga kami akan bisa terus berbenah menuju ke arah yang lebih baik.

Shalawat dan salam senantiasa terlimpahkan atas Nabi kita Muhammad n , keluarganya dan para shahabat seluruhnya.

 

Yayasan Mulia Rabbani

[1] Ini dinamakan dengan Khutbatul Hajah, dari hadits Ibnu Mas’ud z, dalam Sunan At-Tirmidzi dalam kitab An-Nikah, bab: Riwayat tentang Khutbah Nikah hal. 1105. At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini hasan.” Diriwayatkan oleh Abu Dawud, dalam kitab An-Nikah, bab: Khutbah Nikah, hal. 2118. Diriwayatkan juga oleh An-Nasa’i dalam kitab Al-Jum’ah, bab: Cara berkhutbah hal. 1404.

4293 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.