Pihak Ketiga Dalam Pertengkaran

Ada sepasang suami istri bersitegang menghadapi masalah. Keduanya terjebak adu mulut dan saling menyalahkan. Tahukah anda apa penyebabnya? Penyebabnya adalah hadirnya orang ketiga yang membisikan kepada suami dan istri. Kepada suaminya pihak ketiga ini mengatakan bahwa istrinya telah melecehkan, menodai harga diri dan menguasai suaminya.

Adapun kepada sang istri dia mengatakan bahwa suaminya jahat kepada istrinya. Kesabaran, ketabahan dan kepatuhan sang istri membuat suaminya besar kepala katanya. Selain itu pihak ketiga juga mengatakan bahwa suaminya membuat kehidupan sang istri terhina.

Oleh karena itu, semua pihak harus waspada dari segala bentuk adu domba yang hendek memperkeruh keharmonisan rumah tangga, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan,

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ
“Dan janganlah anda ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, Yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah.” (Al-Qalam : 10-11)

Bila kedua suami istri tidak berhati-hati, bisikan tersebut akan membahayakan kondisi rumah tangganya. Akan tetapi jika suami istri segera menyadari bahwa bisikan-bisikan tersebut hanya akan menghancurkan rumah tangganya Insya Allah sang pembisik akan pergi dengan sendirinya. Oleh sebab itu masing-masing suami istri harus menyadari bahaya pihak ketiga yang sering keluar masuk rumah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Anda memiliki hak dari istrimu untuk tidak memasukkan seseorang pun yang anda benci, dan jika istrimu melanggarnya pukullah istrimu dengan pukulan yang tidak mencederai.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Saudaraku para suami dan saudariku para istri, kalian harus waspada bahwa setan akan senantiasa mengintai kalian, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

“Sesungguhnya iblis meletakan singgasananya di atas air kemudian menyebarkan bala tentaranya dan yang paling dekat kedudukannya adalah yang paling besar fitnahnya. Salah satu datang lalu berkata, “Saya telah melakukan ini dan itu”. Lalu iblis mengatakan, “Anda tidak berbuat apa-apa.” Kemudian datang yang lain dan berkata, “Tidaklah aku meninggalkan manusia sehingga dia berselisih dengan keluarganya.” Maka iblis mendekat dan menetapkan dan berkata, “Anda adalah sebaik-baik teman.” (HR. Muslim)

Para suami istri harus sadar bahwa di setiap pertengkaran iblis bersama bala tentaranya melihat kalian sementara kalian berdua tidak melihat mereka. Maka hati-hatilah, jangan tergoda oelh bisikan yang bisa membangkitkan luapan emosi dan amarah.

Oleh. ustadz Zainal Abidin, Lc

(Sumber : Kalau Kau Jantan Ceraikan Aku, Pustaka Imam Bonjol)g3779

15473 Total Views 24 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.