Bid’ahnya Mengambil Jalan berbeda ketika Shalat

Soal:

Apakah disyariatkan untuk mengambil jalan berbeda ketika shalat selain shalat Id?

beda jalan

Jawab:

Diriwayatkan oleh imam al-Bukhari dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma, dia berkata, ‘Adalah Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam jika hari raya Id beliau mengambil jalan berbeda.’

Makna mengambil jalan berbeda adalah bahwasannya dia berangkat melewati satu jalan kemudian pulang melewati jalan lain.

Hadits ini adalah dalil akan disunnahkannya mengambil jalan berbeda ketika shalat Id.

Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata, “Disyariatkan bagi siapa saja yang hendak menunaikan shalat id untuk berangkat melewati satu jalan dan kembali dengan melewati jalan lain, demi mengikuti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam. Namun hal ini tidak disunnahkan untuk shalat-shalat lainnya, baik shalat Jumat atau shalat lainnya. Sebagian ulama berpendapat bahwa hal itu disyariatkan pada shalat Jumat. Akan tetapi ada kaidah,

أن كل فعل وجد سببه في عهد النبي صلى الله عليه وسلم ولم يفعله فاتخاذه عبادة يكون بدعة من البدع

“Bahwa setiap perbuatan yang ditemukan sebabnya di zaman Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam namun tidak dilakukan Nabi, maka menjadikannya sebagai ibadah adalah sebuah bid’ah dari macam bid’ah.” Selesai

Islam Soal Jawab

Diterjemahkan oleh Arif Ardiansyah, Lc dari situs www.albetaqa.com

14706 Total Views 13 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.