Berpakaian Bagus Dalam Islam

Pertanyaan :

Kami melihat beberapa orang yang taat beragama, menyepelekan kebersihan mereka. Apabila mereka ditanya tentang hal itu, mereka menjawab bahwa sesungguhnya kelusuhan / kekotoran sebagian dari iman. Kami sangat mengharapkan penjelasan kalian, sejauh mana kebenaran ucapan mereka? Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan kepada kalian.

Jawaban :

Yang semestinya bagi manusia adalah selalu indah dalam berpakaian dan penampilan, sebatas kemampuan; karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tatkala para sahabat berbicara tentang takabur (sombong), mereka berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya seorang laki-laki senang kalau sandal dan bajunya bagus.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

“Sesungguhnya Allah Mahaindah serta menyukai keindahan.” (HR. Muslim)

Maksudnya menyukai memperindah diri. Beliau tidak mengingkari mereka yang menyukai pakaian dan sandal bagus, namun langsung bersabda, “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Mahaindah serta menyukai keindahan.” Maksudnya menyukai memperindah diri. Dan berdasarkan hal itulah kami mengingatkan, “Sesungguhnya pengertian hadits ‘Sesungguhnya kelusuhan sebagaian dari iman,’ adalah bahwa manusia hendaklah tidak menyusahkan diri dengan berbagai hal. Apabila dia tidak memberi beban kepada sesuatu, tetapi datang dengan dasar-dasarnya (terpenuhi semua rukun dan syaratnya), sesungguhnya ia membawakan nash ini atas nash yang telah saya berikan tadi yaitu bahwa keindahan adalah perkara yang disukai Allah subhanahu wa ta’ala. Tetapi dengan syarat tidak sampai israf (berlebih-lebihan) dan tidak turun ke derajat yang seharusnya tidak layak pada laki-laki.

Dari Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin yang beliau tandatangani

(Sumber : fatwa-fatwa terkini jilid 3, darul haq)g3011

13737 Total Views 7 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published.